Kurikulum

 

Kompetensi Lulusan PS MAGR

 

Berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 8, kompetensi lulusan magister harus memenuhi tiga 3 (tiga) aspek kompetensi, yaitu (1) aspek lingkup kerja berdasarkan pengetahuan yang dikuasai; (2) aspek kemampuan di bidang kerja; dan (3) aspek kemampuan manajerial.

 

Lingkup Kompetensi KKNI

Kompetensi Lulusan

Aspek lingkup kerja berdasarkan pengetahuan yang dikuasai

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi budidaya tanaman secara berkelanjutan melalui riset berbasis sumberdaya lokal, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
  2. Mampu mengembangkan usaha di bidang budidaya tanaman secara berkelanjutan yang berkelanjutan dan berdaya-saing dengan menggunakan pendekatan ilmiah secara profesional.
  3. Mampu mengembangkan teknologi terapan di bidang budidaya tanaman secara berkelanjutan.
  4. Mampu memahami ilmu pengetahuan di bidang budidaya tanaman secara berkelanjutan serta menghasilkan produk-produk penelitian yang berguna untuk pengembangan dan pembangunan pertanian di Indonesia.

Aspek kemampuan di bidang kerja

 
  1. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi budidaya tanaman melalui pendekatan inter- atau multidisiplin mencakup aspek ekologi dan media tanam, teknologi produksi tanaman dan perlindungan
  2. Mampu memecahkan permasalahan di bidang budidaya tanaman secara berkelanjutan dengan berbasis penelitian yang menggunakan pendekatan metode dan penalaran ilmiah.
  3. Mampu melakukan analisis masalah bidang usaha budidaya tanaman secara berkelanjutan yang berkelanjutan dan berdaya-saing dan mampu mengembangkan konsep baru serta melakukan pendekatan ilmiah dalam disiplin ilmu pertanian.

Aspek kemampuan manajerial

 
  1. Mampu mengelola riset dan mengembangkan teknologi budidaya tanaman secara berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  2. Mampu menganalisis dan mengantisipasi perubahan-perubahan lingkungan eksternal yang berpengaruh pada pengembangan budidaya tanaman dalam meningkatkan daya saing.
  3. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis informasi serta memformulasikan dalam bentuk model pengembangan budidaya tanaman terpadu dan bertanggung jawab.

 

Kompetensi Utama:

 

  1. Mampu menempatkan segala persoalan dalam kerangka nilai iman dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  2. Mampu menganalisis perkembangan IPTEKS dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode dan kaidah keilmuan dan disertai penerapannya sesuai dengan disiplin ilmu dalam bidang agroekoteknologi berdasarkan prinsip pertanian yang berkelanjutan secara profesional, inovatif dan teruji.
  3. Mampu memecahkan permasalahan di bidang pertanian masa kini dan masa mendatang terutama yang berkenaan dengan agroekoteknologi melalui pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang keilmuan berdasarkan kaidah ilmiah.
  4. Mampu mengembangkan kinerja dalam karirnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan secara komprehensif

Kompetensi pendukung:

 

Mampu menguasai dan menerapkan perkembangan teknologi terbaru di bidang pertanian secara terpadu baik dalam bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan maupun kehutanan yang berbasis potensi lokal dan berdasarkan kepada pengelolaan sumberdaya lahan yang berkesinambungan. Disamping itu kompetensi pendukung dalam kurikulum PSMAGR adalah mempunyai kemampuan dan kompetensi yang tinggi dalam bidang pemuliaan dan bioteknologi tanaman, perbenihan, serta perlindungan tanaman untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan dan berdaya-saing baik pada tataran nasional maupun global dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai luhur bangsa dan keseimbangan lingkungan.

 

Kompetensi lainnya :

  1.  Mampu mengelola riset yang hasilnya berpotensi untuk diaplikasikan dan layak dipublikasikan di tingkat nasional atau internasional, dalam bentuk publikasi ilmiah pada jurnal ilmiah yang terakreditasi.
  2. Mampu mengembangkan usaha di bidang pertanian yang berkelanjutan dan berdaya-saing, serta mengaplikasikan konsep agroekoteknologi dan agribisnis yang telah dikembangkan dengan menggunakan pendekatan ilmiah dalam disiplin ilmunya secara profesional.
  3. Mampu berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif dan membangun hubungan yang harmonis baik pada tingkat kelompok, organsisasi lokal, regional maupun global.

Kurikulum PSMGR

Beban studi program magister bagi peserta sekurang-kurangnya 37 SKS dan sebanyak-banyaknya 50 SKS yang dijadwalkan untuk 4 (empat) semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 (empat) semester dan selama-lamanya 10 (sepuluh) semester termasuk penyusunan tesis, setelah program sarjana, atau yang sederajat (Kepmendiknas No. 232/U/2000).

Mata kuliah dibagi atas dua kelompok, yaitu matrikulasi dan reguler. Matrikulasi wajib diikuti oleh setiap calon mahasiswa program studi Magister Agroteknologi sebagai prasyarat kelayakan untuk dapat mengikuti program reguler. Program regular terdiri atas Mata Kuliah Wajib dan Mata Kuliah Pilihan, dimana mata kuliah pilihan dapat dilaksanakan jika diikuti oleh sekurang-kurangnya 5 peserta. Rinciannya susunan mata kuliah per semester sebagai berikut:

Program Matrikulasi

No.

Kode MK

Nama Mata Kuliah

SKS

1.

AGT 400

Perancangan Percobaan dan Analisis Data

2

2

AGT 401

Bahasa Inggris Ilmiah

2

3

AGT 402

Sistem Pertanian Berkelanjutan

2

   

Jumlah SKS  Matrikulasi

6

Program Reguler

No.

Kode MK

Nama Mata Kuliah

SKS

SEMESTER

1.

AGT 501

Metode Penelitian

3

1

2.

AGT 502

Pengelolaan Sumberdaya Lahan

3

1

3.

AGT 503

Ekofisiologi Tanaman

3

1

4.

AGT 504

Teknologi Perlindungan Tanaman

3

1

5.

 

Mata Kuliah Pilihan

0-3

1

   

Jumlah SKS Semester I

12-15

 

6.

AGT 500

Seminar Usul Penelitian

1

1 atau 2

7.

AGT 505

Bioteknologi Pertanian

3

2

8.

AGT 506

Pemuliaan Tanaman

3

2

9.

AGT 507

Teknologi dan Industri Benih

3

2

10.

AGT 508

Teknologi dan Fisiologi Pasca Panen

2

2

11.

 

Mata Kuliah Pilihan

0-3

2

   

Jumlah SKS Semester II

12-15

 

12.

AGT 600

Penelitian/Tesis

6

3 atau 4

13.

 

Mata Kuliah Pilihan

6-9

3

   

Jumlah SKS Semester III

12-15

 

15.

AGT 601

Seminar Hasil Penelitian

1

4

16.

 

Ujian Komprehensif

0

4

   

Jumlah SKS Semester IV

1

 
   

Jumlah SKS Keseluruhan

37- 46

 

Mata Kuliah Pilihan Semester Genap

No.

Kode MK

Nama Mata Kuliah

SKS

Semester

1.

AGT 509

Fisiologi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman

3

Genap

2.

AGT 510

Teknik Kultur In vitro Tanaman

3

Genap

3.

AGT 511

Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura

3

Genap

4.

AGT 512

Produksi Tanaman Perkebunan

3

Genap

5.

AGT 513

Pengelolaan Pestisida

3

Genap

6.

AGT 514

Pengelolaan Gulma

3

Genap

7.

AGT 515

Serangga Hama Tanaman

3

Genap

8.

AGT 516

Bakteri Patogen Tanaman

3

Genap

9.

AGT 517

Cendawan  Patogen Tanaman

3

Genap

10.

AGT 518

Klimatologi Pertanian

3

Genap

11.

AGT 519

Pengelolaan Agroekosistem

3

Genap

12.

AGT 520

Survey dan Evaluasi Tataguna Lahan

3

Genap

13.

AGT 521

Hidrologi dan Pengelolaan Sumber Daya Air

3

Genap

14.

AGT 522

Agropreneurship

3

Genap

15.

AGT 523

Teknologi Informasi dan Komunikasi Pertanian

3

Genap

Mata Kuliah Pilihan Semester Ganjil

No.

Kode MK

Nama Mata Kuliah

SKS

Semester

1.

AGT 602

Fisiologi Tanaman pada Lingkungan Bercekaman

3

Ganjil

2.

AGT 603

Pemuliaan Tanaman untuk Lingkungan Bercekaman

3

Ganjil

3.

AGT 604

Fisiologi Penyimpanan Benih

3

Ganjil

4.

AGT 605

Ekofisiologi Produksi Benih

3

Ganjil

5.

AGT 606

Manajemen Agroforestri

3

Ganjil

6.

AGT 607

Pengelolaan Agrobiodiversitas

3

Ganjil

7.

AGT 608

Pengendalian Hama, Penyakit dan Gulma Terpadu

3

Ganjil

8.

AGT 609

Hama dan Penyakit Pasca Panen

3

Ganjil

9.

AGT 610

Pengendalian Biologi Hama, Penyakit dan Gulma

3

Ganjil

10.

AGT 611

Interaksi Hara dan Tanaman

3

Ganjil

11.

AGT 612

Remediasi Lahan dan Pengelolaan Limbah

3

Ganjil

12.

AGT 613

Pertanian Organik dan Pertanian Alternatif

3

Ganjil

13.

AGT 614

Manajemen Rantai Pasokan Produk Pertanian

3

Ganjil

14.

AGT 615

Perencanaan Agribisnis

3

Ganjil

Silabus Mata Kuliah

 

AGT 500 Seminar Usul Penelitian 1 SKS

 

Presentasi usulan penelitian yang berisi tentang rencana kegiatan penelitian untuk penyusunan tugas akhir, ditulis sesuai dengan pedoman penulisan usulan penelitian dan tesis yang berlaku dan penyusunannya dibimbing oleh Komisi Pembimbing. 

AGT 501 Metode Penelitian 3 SKS

Membahas tentang filosofi dan etika penelitian, penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, penyusunan laporan penelitian serta publikasi ilmiah dalam bidang agroteknologi, dimulai dengan perencanaannya, pemilihan rancangan percobaan yang tepat, metode pengumpulan data, tatacara dan persiapan, teknik percobaan lapangan, berbagai rancangan percobaan dan analisis data hasil penelitian dan penarikan kesimpulan.Praktek penyusunan usul penelitian dan seminar berdasarkan sinopsis setiap mahasiswa pada saat pendaftaran.

 

AGT 502 Pengelolaan Sumberdaya Lahan 3 SKS

Membahas tentang makna dan pentingnya pengelolaan lahan dari berbagai dimensi, aspek-aspek fisika, kimia dan biologi tanah, hubungan sifat-sifat tanah dengan pengelolaan lahan dan tanaman, manajemen hara dan kesuburan tanah, kajian tanah tropika dan permasalahannya.

 

AGT 503 Ekofisiologi Tanaman 3 SKS

 

Membahas tentang peran ekofisiologi tanaman dalam proses produksi tanaman, aspek-aspek fisiologi tumbuhan berkaitan dengan dinamika pada lingkungan abiotik dan biotik, respon fisiologis tumbuhan terhadap dinamika iklim mikro, iklim global, dan aktivitas manusia yang mempengaruhi kehidupan tumbuhan, respon fisiologis tumbuhan dalam menghadapi perubahan lingkungan melalui proses adaptasi dan evolusi.

 

AGT 504 Teknologi Perlindungan Tanaman 3 SKS

Membahas tentang jenis dan karakteristik gejala dan morfologi hama dan patogen. Biologi dan siklus hidup hama dan patogen. Cara penyerangan hama dan mekanisme infeksi patogen. Fungsi fisiologis tanaman yang terganggu akibat serangan hama dan patogen. Reaksi inang terhadap serangan hama dan patogen dan ketahanan tanaman. Genetika penyakit dan variabilitas patogen. Pengaruh lingkungan terhadap hama dan penyakit. Strategi pengendalian hama dan penyakit secara terpadu.

 

AGT 505 Bioteknologi Pertanian 3 SKS

Membahas tentang konsep-konsep bioteknologi tanaman pada tingkat seluler dan molekular meliputi perbaikan sifat tanaman secara in vitro melalui mutasi, hibridisasi somatik, marka molekular dalam pemuliaan tanaman, rekayasa genetika, produksi senyawa metabolit sekunder, penerapan bioteknologi dalam pengendalian hama dan penyakit, peningkatan resistensi dan teknik bioteknologi mutahir dalam perlindungan tanaman, bioteknologi pupuk hayati dan pupuk organik, penggunaan mikoriza dan mikroorganisme lainnya, bioremediasi lahan dan fitoremediasi, keamanan hayati dan regulasi produk bioteknologi serta paten terhadap produk bioteknologi, bioetika, dan kehalalan produk bioteknologi.

 

AGT 506 Pemuliaan Tanaman 3 SKS

Membahas tentang peranan pemuliaan tanaman, keragaman genetik dan pengelolaannya, sistem reproduksi tanaman dan sistem genetik yang berkaitan dengan program pemuliaan, inkompatibilitas, sterilitas pejantan dan pengendalian ekspresi seks pada tanaman, interaksi genotipe x lingkungan, tekanan silang dalam dan heterosis,  berbagai metode seleksi, sistem pemuliaan tanaman komprehensif dan perancangan persilangan. Prosedur pelepasan, perbanyakan, penyebaran dan cara mempertahankan varietas baru.

 

AGT 507 Teknologi dan Industri Benih 3 SKS

Membahas tentang teori dan praktek perkembangan ilmu dan teknologi benih baik di dalam maupun di luar negeri, falsafah perbenihan, viabilitas benih, proses produksi benih, daya simpan benih dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, proses kemunduran benih, proses metabolisme perkecambahan benih, peningkatan mutu dan kesehatan benih, sertifikasi dan pengujian benih termasuk peraturan ISTA dan AOSA, pengawasan kualitas benih.  Peran dan kaitan ilmu dan teknologi benih dengan berbagai bidang ilmu.

 

AGT 508 Teknologi dan Fisiologi Pascapanen 2 SKS

 

Membahas tentang fisiologi pascapanen dan pemanenan, perubahan fisik, kimiawi dan organoleptik selama pematangan, penyimpanan hasil-hasil tanaman, patologi pascapanen, transportasi hasil tanaman, mutu hasil tanaman untuk pengolahan, teknik pasca panen sayur-sayuran dan buah-buahan dan teknik pascapanen hasil bunga-bungaan, umbi-umbian dan serealia.

 

AGT 509 Fisiologi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman 3 SKS

Membahas tentang fisiologi pertumbuhan, perkembangan kanopi dan pembentukan hasil. Pengaruh metabolisme Karbon dan Nitrogen terhadap produksi tanaman, hormon dan zat penghambat pertumbuhan.

 

AGT 510 Teknik Kultur In vitro Tanaman 3 SKS

Membahas tentang kultur jaringan tanaman beserta latar belakang teorinya, yang mencakup: kultur sel, kultur jaringan, kultur organ, proses proliferasi, diferensiasi dan regenerasi, medium kultur dan faktor pertumbuhan lain, perbanyakan klonal, teknik sanitasi tanaman, serta penyelamatan plasmanutfah.

 

AGT 511 Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura 3 SKS

Membahas tentang proses dasar produksi tanaman pangan dan hortikultura, konsep dan manajemen pertanaman sehat (GAP) untuk mendapatkan hasil maksimal dan berkelanjutan, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas hasil tanaman pangan dan hortikultura, teknologi untuk memperbaikinya melalui modifikasi genetik, teknologi budidaya serta modifikasi lingkungan.

 

AGT 512 Produksi Tanaman Perkebunan 3 SKS

Membahas tentang proses dasar produksi tanaman perkebunan, konsep dan manajemen pertanaman sehat (GAP) untuk mendapatkan hasil maksimal dan berkelanjutan, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan kualitas hasil tanaman perkebunan, manajemen perkebunan, teknologi untuk memperbaikinya melalui modifikasi genetik, teknologi budidaya serta modifikasi lingkungan.

 

AGT 513 Pengelolaan Pestisida 3 SKS

Membahas tentang pemanfaatan pestisida secara bijaksana berdasarkan pada sifat–sifat pestisidanya bidang pertanian yang berkaitan dengan kebijakan–kebijakan yang ada dalam suatu sistem pengendalian hama terpadu; pengelolaan pestisida secara komprehensif yang menitikberatkan pada segi keamanan lingkungan dan kesehatan, termasuk berbagai peraturan yang terkait.

 

AGT 514 Pengelolaan Gulma 3 SKS

Membahas tentang identifikasi dan biologi serta ekologi gulma, analisis persaingan gulma dengan tanaman yang berpengaruh pada kompetisi gulma terhadap tanaman, perencanaan dan manajemen pengendalian gulma serta evaluasi hasil pengendalian gulma terhadap hasil tanaman budidaya.

 

AGT 515 Serangga Hama Tanaman 3 SKS

Membahas tentang biologi dan ekologi yang meliputi hubungan serangga hamadengan tanaman dan musuh alami, serta komponen lingkungan lainnya;  perkembangan populasi hama, serta prinsip dan teknik pengendalian hama.

 

AGT 516 Bakteri Patogen Tanaman 3 SKS

Membahas tentang taksonomi, morfologi, fisiologi, genetik, serologi dan patogenesis bakteri penyebab penyakit tumbuhan, gejala serangan dan pengendaliannya. Diagnosis, isolasi dan identifikasi isolat dengan metode diagnosis secara biokimia dan molekuler.

 

AGT 517 Cendawan Patogen Tanaman 3 SKS

 

Membahas tentang cendawan pada tumbuhan yang mencakup sistematika dan klasifikasi, struktur somatik dan reproduktif, bioekologi cendawan, perannya sebagai patogen tumbuhan, patogenesis, gejala serangan dan pengendaliannya. Diagnosis, isolasi dan identifikasi isolat dengan metode diagnosis secara biokimia dan molekuler.

 

AGT 518 Klimatologi Pertanian 3 SKS

 

Membahas tentang lingkup klimatologi pertanian, isu-isu iklim dan dampak terhadap pertanian, unsur-unsur iklim dan instrumentasi meteorologi, Interaksi iklim dengan tanaman dan Organisme Pengganggu Tanaman, metode modifikasi iklim mikro tanaman dan analisis data iklim dalam mendukung untuk mendukung pengelolaan tanaman dalam penerapan teknologi secara terpadu guna memperoleh produk dan jasa pertanian secara optimum dan berkelanjutan dan kebijakan pertanian.

 

AGT 519 Pengelolaan Agroekosistem 3 SKS

Membahas tentang pengelolaan ekosistem pertanian secara berkelanjutan, yang mencakup fondasi ekologi untuk pengelolaan agroekosistem, prinsip dan strategi perancangan sistem usaha tani yang berkelanjutan, pengelolaan keanekaragaman hayati dan habitat, pengembangan lahan pekarangan, penggunaan bahan pupuk dan mulsa organik, pengelolaan hara melalui siklus biologi/ekologi, peranan sosial budaya dalam pengelolaan agroekosistem, peranan bioteknologi terhadap agroekosistem dan dampak ekologi tanaman transgenik. Kebijaksanaan lingkungan dan prinsip -prinsip dasar dalam ekosistem


AGT 520 Survey dan Evaluasi Tataguna Lahan 3 SKS

 

Membahas tentang pengertian, ruang lingkup, kegunaan, dan pengembangan survei tanah dan evaluasi lahan dalam bidang pertanian dan dalam manajemen sumberdaya lahan. Prinsip dan metodologi survei tanah berbagai skala, cara evaluasi lahan: langsung dan tidak langsung, keuntungan dan kelemahan, manfaat evaluasi lahan. Berbagai pendekatan dalam Evaluasi Lahan; Klasifikasi kemampuan Lahan, Klasifikasi kesesuaian lahan FAO, prosedur dan penerapan evaluasi lahan untuk tipe penggunaan lahan pertanian, kehutanan dan perikanan, Klasifikasi Kemampuan Kesuburan Tanah, Pendekatan parametrik dalam evaluasi lahan

 

AGT 521 Hidrologi dan Pengelolaan Sumber Daya Air 3 SKS

 

Membahas tentang konsep dasar hidrologi dan sumberdaya air, pengairan, irigasi, drainase, dan pengelolaan air untuk tanaman dengan menggunakan siklus hidrologi, curah hujan dan pengukuranya, Infiltrasi dan evapotranspirasi, evaporasi dan transpirasi, sistem pompa, aliran saluran terbuka, akan dibahas juga ekonomi dan kelembagaan.

 

AGT 522 Agropreneurship 3 SKS

Membahas tentang agropreneurship, motivasi untuk berwirausaha, peluang dan jenis-jenis agropreneurship yang layak dikembangkan dan menjanjikan, sifat-sifat yang harus dimiliki oleh pelaku/praktisi agropreneurship, pemodalan dan cara mendapatkannya, kunci menjadi pelaku wirausaha/ agropreneurship yang sukses, perencanaan bisnis, kemitraan dan aspek-aspeknya, pemasaran (marketing), upaya mempertahankan dan mengembangkan agropreneurship secara berkelanjutan.

 

AGT 523 Teknologi Informasi dan Komunikasi Pertanian 3 SKS

Membahas tentang pengertian teknologi informasi dan komunikasi pertanian, manajemen pengelolaan data di bidang pertanian, aspek-aspek yang mendukung teknologi dan informasi pertanian, metode komunikasi pertanian yang efektif dan tepat sasaran, inovasi dan penerapan teknologi untuk kemajuan bidang pertanian, pengolahan data dan informasi pertanian untuk dikomunikasikan secara digital/elektronik, daya dukung database dan pengolahan data pertanian dalam evaluasi proyek, studi kasus : kemajuan dan sistem beberapa negara dalam pengelolaan sistem dan teknologi informasi pertanian.

 

AGT 600 Penelitian/Tesis 6 SKS

 

Pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis yang merupakan karya tulis yang disusun berdasarkan atas hasil penelitian, yang disusun dengan cara dan format sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan penyusunannya dibimbing oleh Komisi Pembimbing.

 

AGT 601 Seminar Hasil Penelitian 1 SKS

Presentasi hasil penelitian tesis yang diikuti oleh komisi pembimbing dan staf akademik lainnya, mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Pertanian dan pihak lain yang berkepentingan untuk memberikan saran-saran penyempurnaan naskah tesis.

 

AGT 602 Fisiologi Tanaman pada Lingkungan Bercekaman 3 SKS               

Membahas tentang berbagai dampak cekaman lingkungan baik abiotik maupun biotic terhadap mekanisme fisiologi dan biokimia tanaman,respon tanaman terhadap cekaman lingkungan abiotik dan biotik ditinjau dari aspek morfologi, anatomi, fisiologi dan genetik, perbaikan adaptasi dan toleransi tanaman pada kondisi bercekaman dan manfaat cekaman bagi tanaman.

 

AGT 603 Pemuliaan Tanaman untuk Lingkungan Bercekaman 3 SKS        

Membahas tentang paradigma baru dan perkembangan pemuliaan untuk ketahanan terhadap lingkungan bercekaman, berbagai cekaman lingkungan dan pemanfaatan respon tanaman, serta adaptasi tanaman terhadap lingkungan bercekaman, pertimbangan dan problematika dalam merakit kultivar adaptif terhadap lingkungan bercekaman melalui pendekatan konvensional maupun bioteknologi, serta peran participatory breeding dalam pemuliaan untuk adaptasi terhadap lingkungan bercekaman.

 

AGT 604 Fisiologi Penyimpanan Benih 3 SKS

      

 

Membahas tentang daya simpan benih secara umum dan faktor-faktor yang mempengaruhinya: proses kemunduran benih, teori, gejala dan deteksinya, pendugaan daya simpan benih dan pengendalian kondisi simpan, penanganan invigorasi benih dalam penyimpanan; rekalsitransi dan benih rekalsitran, serta sistim penyimpanan dalam konservasi plasmanutfah.

 

AGT 605 Ekofisiologi Produksi Benih 3 SKS

Membahas tentang mutu benih dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam tahap proses produksi benih.  Peranan faktor genetik dalam produksi benih, faktor lingkungan (stress/invigorasi) terhadap vigor tanaman di lapang, tingkat produksi, viabilitas, dan vigor benih yang dihasilkan. Peranan hara dan mekanismenya terhadap produksi dan vigor benih yang dihasilkan. Pengaruh hama dan penyakit terhadap mutu benih dan mekanisme penurunan mutu oleh hama dan penyakit tanaman di lapang produksi. Produksi benih sintetik, transgenik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi mutunya.  Pemanfatan molekuler marker dalam produksi benih.

               

AGT 606 Manajemen Agroforestri 3 SKS               

Membahas tentang macam-macam agroforestri di Indonesia. Alih guna lahan dan permasalahannya kesuburan tanah, lansekap (C-stok, biodiversitas dan fungsi DAS), agroforestri alternatif system pengelolaan lahan yang berkelanjutan, masalah biofisik dalam sistem agroforestri, Interaksi pohon-tanah-tanaman semusim dan pengukurannya di lapangan, pengetahuan petani lokal mengenai system penggunaan lahan berkelanjutan, analisis Sosial Ekonomi pada sistem agroforestri, pengambilan keputusan pada tingkat petani dan publik.

 

AGT 607 Pengelolaan Agrobiodiversitas               3 SKS   

Membahas tentang berbagai aspek pengelolaan keanakaragaman hayati untuk pertanian, yang meliputi pengelolaan agrobiodiversitas dan perspektif pembangunan, pengelolaan sumber daya genetik untuk keamanan pangan dan pertanian berkelanjutan, strategi dan tanggung jawab pengelolaan agrobiodiversitas, konservasi in-situ dan ex-situ, konservasi, intensifikasi, pengembangan, dan penggunaan agrobiodiversitas berkelanjutan, intensifikasi sistem pertanian melalui konservasi dan peningkatan produktivitas keanekargaman hayati, nilai layanan lingkungan dan agrobiodiversitas terhadap pertanian serta konpensasi jasa konservasi agrobiodiversitas.

 

AGT 608 Pengendalian Hama, Penyakit dan Gulma Terpadu 3 SKS

Membahas tentang dinamika populasi/epidemilogi Organisme Penggangu Tanaman, ekosistem dan ciri khas agroekosistem, serta dampak pengendalian terhadap ekosistem. Perakitan cara pengendalian spesifik agroekosistem. Analisis ekosistem sebagai dasar pelaksanaan pengendalian, pengembangan program pengendalian hama terpadu.

 

AGT 609 Hama dan Penyakit Pasca Panen 3 SKS

 

Membahas tentang jenis hama dan patogen pascapanen,identifikasi, biologi dan ekologi hama pascapanen, teknologi dan patologi penyakit pascapanen, proses penjangkitan dan teknologi pengendalian hama dan penyakit pascapanen.

 

AGT 610 Pengendalian Biologi Hama, Penyakit dan Gulma 3 SKS

Membahas tentang ruang lingkup dan konsep pengendalian hayati, sifat -sifat biologi imago serangga entomofogus, serangga entomofogus dan inangnya, nutrisi bagi serangga entomofogus dan manipulasi serangga entomofogus, modifikasi lingkungan dalam pengendalian hayati, peranan mikroba dalam pengendalian jasad pengganggu.

 

AGT 611 Interaksi Hara dan Tanaman 3 SKS

Membahas tentang jenis unsur hara yang dibutuhkan tanaman dan peranan unsur hara tanaman dalam proses fisiologis dalam tubuh tanaman yang dikelompokkan menjadi unsur hara makro, mikro dan menguntungkan; perkembangan perakaran; penyerapan hara oleh akar, pengangkutan jarak dekat dan jarak jauh serta penyebaran unsur hara di dalam tubuh tanaman; penyerapan hara lewat daun; kekahatan dan kelebihan hara; kadar hara kritik dalam tubuh tanaman dan faktor yang mempengaruhi. Cara mendiagnosis atau mengenal tanda-tanda kahat sesuatu unsur hara tanaman.

 

AGT 612 Remediasi Lahan dan Pengelolaan Limbah 3 SKS

Membahas tentang pengertian remediasi lahan dan pengelolaan limbah, pengaruh pencemaran terhadap ekosistem, teknologi alternatif pengelolaan dan penanggulangan pencemaran; teknik dasar remediasi lahan, pengelompokan dan pelaksanaan remediasi lahan, kajian spesipik remediasi tanah dan air, fitoremediasi,potensi pemanfaatan limbah industri dan praktek pengelolaannya, remediasi  dan upaya penanggulangan lahan tercemar bahan organik  dan anorganik,  bioremediasi dan keterkaitannya dengan pertanian berkelanjutan dan  ramah lingkungan serta ekonomis, kemajuan remediasi lahan dengan berbagai metode di beberapa negara.

 

AGT 613 Pertanian Organik dan Pertanian Alternatif 3 SKS

Membahas tentang aspek manajemen, praktek dan sosial ekonomi dari pertanian organic, perbedaan antara pertanian organik dan konvensional, prinsip-prinsip pengelolaan lahan dan tanaman secara organik, struktur tanah, nutrisi tanaman, pengelolaan limbah dan teknologi pengomposan, desain rotasi, pengelolaan hama, gulma dan pengendalian penyakit, serta kajian tentang peternakan organic, daya dukung lingkungan terhadap pertanian organik, pemilihan komoditi yang sesuai, pemasaran dan sertifikasi, aspek sosial dan permasalahannya dalam pertanian organik, kualitas makanan dan dampak lingkungan, studi kasus kemajuan pertanian organik baik secara nasional maupun internasional.

 

AGT 614 Manajemen Rantai Pasokan Produk Pertanian 3 SKS

 

Membahas tentangpengelolaan pengaliran produk pertanian sepanjang rantai nilai tambah mulai dari proses produksi, distribusi dan pemasaran sesuai dengan kebutuhan konsumen, kontribusi dari bagian-bagian fungsional rantai terhadap pengembangan nilai pelanggan disepanjang rantai pasokan dan upaya perbaikannya agar lebih kompetitif dan lebih responsif, jaringan pasokan supermarket, logistik pihak ketiga, makanan organik dan kebiasaan makan dalam rantai pasokan, rantai suplai produk pertanian masa depan.

 

AGT 615 Perencanaan Agribisnis 3 SKS

Membahas tentang penyusunan rencana dalam usaha agribisnis mulai dari konsep rencana dan proyek, identifikasi biaya dan manfaat proyek, aspek finansial, aspek ekonomi, aspek pemasaran, aspek legal, aspek SDM, perlengkapan kuantitatif dalam penyusunan rencana, hingga pengukuran kemanfaatan dan evaluasi kelayakan proyek.

You are here: Beranda Kurikulum